Ada fase di hubungan orang tua dan anak...

“Kok sekarang kalau ngomong sama dia beda ya?”
Yang dulu cerita terus. Sekarang jawab seperlunya.
kadang kita nggak tahu mulai dari mana.

“Kok sekarang kalau ngomong sama dia beda ya?”
Yang dulu cerita terus. Sekarang jawab seperlunya.
kadang kita nggak tahu mulai dari mana.
Tapi karena cara kita memahami satu sama lain ternyata beda.


Ada orang tua yang ngomong keras karena panik.
Ada anak yang diem karena takut salah.
Padahal sebenarnya, dua-duanya sama-sama pengin dekat.

bukan harus sama,
cukup saling kebaca.
Cara bereaksi waktu terluka. Cara mencari rasa aman. Cara perhatian diterima berbeda-beda.

“Anak kamu bukan tipe yang selalu langsung cerita waktu ada masalah.”
Semakin dia merasa takut dihakimi, semakin dia memilih menyimpan sendiri.
Saat respon pertama terasa terlalu keras, dia jadi lebih memilih diam, walaupun sebenarnya masih ingin dimengerti.
Dan seringnya, baru kerasa:
Dia cuma belum merasa aman buat terbuka.
Tapi pola kecil yang biasanya bikin komunikasi mentok.

Bukan kurang sayang.
Cuma beda cara menerima.
Tapi juga cara orang tua melihat dirinya sendiri.

“Oh ternyata aku ngomel karena takut.”
“Oh ternyata dia diem bukan karena nggak peduli.”
mungkin sekarang saat yang pas buat mulai.

Memahami sedikit lebih baik bisa mengubah banyak hal di rumah.
cuplikan awal gratis · lanjut kalau kerasa pas
Mulai sekarang→pengen ngobrol dulu sama kami? buka chat →